Archive

Uncategorized

Image

Definitely the stuff I grew up with influenced my taste. I heard a lot of great stuff on the radio. Radio’s always been a fun way to discover music. I always listen to oldies. Growing up in the ‘80s and ‘90s, records were becoming obsolete. My father had quite an extensive collection I was allowed to explore.” – Zooey Deschanel (She & Him)

Selang waktu lima tahun sejak album pertama mereka, Volume 1, dirilis pada tahun 2008. Duo She & Him (Zoeey Deschanel dan Matt Ward) masih membuktikan eksistensi mereka dengan merilis album Volume 3 tahun ini, setelah sempat merilis album Natal, A Very She & Him Christmas pada tahun 2011.

Album Volume 3 yang dirilis 13 Mei 2013 di Amerika ini, selain memuat lagu-lagu yang ditulis oleh Deschanel (yang selalu menulis semua lagu baru yang dibawakan She & Him, ada kisah unik mengenai hal ini dimana seorang jurnalis mendapatkan info dari publisis She & Him sebelum ia melakukan wawancara dengan Deschanel bahwa ia harus mengetahui semua lagu She & Him yang bukan merupakan daur ulang, ditulis oleh Deschanel.)

Album ini mendapatkan ulasan positif dari berbagai media musik Amerika, disebut-sebut “sunny, lovestruck sounds album”, “instantly likeable”, “effortless and fully realized songs”, dan masih banyak lagi pujian yang datang dari kritikus musik untuk album Volume 3.

Terjual sebanyak 26.000 keping di Amerika pada minggu pertama dirilisnya, album Volume 3 berhasil duduk di peringkat ke 15 di jajaran Billboard 200, dengan tiga buah lagu daur ulang yang dipilih sendiri oleh Deschanel yaitu Baby, Hold Me Thrill Me Kiss Me, dan Sunday Girl.

Deschanel dan Ward pertama kali bertemu di lokasi syuting film The Go-Getter pada tahun 2007 dimana Deschanel membintangi film independen karya Martin Hynes tersebut bersama Jena Malone. Soundtrack film ini sebagian besar digarap oleh Ward, selain musik yang disumbangkan oleh The Black Keys, Elliott Smith dan The Replacements untuk film ini. Kemudian Hynes meminta mereka berduet untuk sebuah lagu yang ditayangkan di akhir film. Secara kebetulan Ward mendengar bahwa Deschanel menulis lagu sendiri, namun ia belum memiliki karir di dunia musik, kemudian hal inilah yang membuat Ward mengajak Deschanel masuk dapur rekaman bersamanya dan akhirnya terbentuklah duo She & Him.

She & Him cukup sering mendaur ulang lagu-lagu lama, seperti di antaranya You Really Got A Hold On Me (Smokey Robinson), I Should Have Known Better (The Beatles) dan Gonna Get Along Without You Now (Teresa Brewer).

Di album ketiga mereka membawakan kembali sebuah lagu lama karya Harry Noble yang sempat dipopulerkan oleh Karen Chandler pada tahun 1952. Awalnya Deschanel mengusulkan kepada Ward untuk mendaur ulang lagu tersebut dan mengubahnya menjadi versi yang unik dan menarik. Saat ditanya apa yang mereka pikirkan ketika memutuskan untuk mendaur ulang sebuah lagu, Ward mengatakan ia selalu melihat emosi dari lagu itu sendiri, dan memberi ruang untuk produser dan penyanyi agar mereka dapat mengekspresikan ciri khas mereka sendiri dalam membawakan lagu yang sebelumnya telah dipopulerkan oleh musisi lain.

Dalam memproduksi album, awal proses yang dilakukan She & Him cukup sederhana. Berawal dengan Deschanel yang mengirimkan demo kasar yang direkamnya melalui software GarageBand kepada Ward, hanya berisi vokal dan sedikit instrumen seperti ukulele atau piano, kemudian Ward akan mendengarkan demo ini untuk suatu periode yang bisa memakan waktu bulanan bahkan tahunan, sampai ia mendapatkan ide untuk memproduksi lagu-lagu tersebut yang tanpa mereka sadari jumlahnya sudah lusinan. Ketika mereka telah memiliki cukup banyak simpanan lagu, mereka baru masuk ke studio rekaman dan memproduksi lagu-lagu tersebut dan menjadikannya sebuah album.

She & Him bukan sebuah grup yang mempedulikan apa yang sedang hip atau siapa saja yang tengah hangat dibahas di majalah-majalah musik terkemuka dunia, seperti mereka mengatakan bahwa mereka tidak terlalu tertarik untuk mengetahui apa dan siapa yang sedang berada di sampul majalah-majalah musik atau fashion Amerika.

Mereka berkeyakinan bahwa musisi-musisi seusia mereka memiliki pilihan tersendiri terhadap musik apa yang mereka sukai dan She & Him sendiri menganggap bahwa lagu-lagu lama yang bisa dikategorikan klasik memiliki tempat tersendiri di hati mereka, yang membuat She & Him dapat mempertahankan ciri khasnya dan menghasilkan empat album dalam kurun waktu lima tahun.

Singkat kata, She & Him tidak mungkin menghadirkan sound ala Skrillex untuk album berikutnya.

Ketika ditanya mengenai Skrillex, Ward hanya menjawab, “You say Skrillex and it doesn’t really … I have no idea who that is. I mean, I know that name. I think he’s probably a DJ. But I don’t know any of his songs or anything.”

Read more about She & Him on www.sheandhim.com or follow them @sheandhim.

(pp)

*FMD July ’13*

Advertisements